Tuesday, October 7, 2014

Komputasi Awan

CLOUD COMPUTING / KOMPUTASI AWAN
Yeremia Greatto
NIM: 14.N2.0002
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Email ygreatto@yahoo.com
__________________________________________________________________

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan merancang sebuah aplikasi dokumen pada jaringan cloud computing untuk membantu pengguna dalam masalah dokumentasi sehingga tidak dibutuhkan lagi penginstalan aplikasi dokumen pada komputer yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi web service pada jaringan cloud computing sebagai tempat implementasi dan server sistem. Aplikasi web dirancang menggunakan bahasa PHP dan menggunakan Apache sebagai layanan webnya. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi dokumen berbasis virtual dimana proses dokumentasi menjadi lebih mudah karena pengguna tidak perlu lagi menginstal aplikasi dokumen pada komputer yang digunakan dan dapat digunakan pula pada gadget selain komputer. Aplikasi ini mendukung pembuatan dokumen pengolah kata, spreadsheet dan pretentation yang dapat disimpan, diedit/diubah, dan dibagikan ke beberapa user yang diinginkan selayaknya bekerja dengan aplikasi dokumen konvensional. Dari proses kuesioner yang dilakukan, mayoritas responden menganggap bahwa aplikasi ini telah layak untuk digunakan dan telah mampu membantu aktivitas dokumen mereka.
Kata kunci : Virtual, cloud computing, web service





PENDAHULUAN

Seiring perkembangan jaman, teknologi komputer juga mengalami perkembangan ke arah pencapaian kenyamanan dan kemudahaan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dari segi
ukuran perangkat, aplikasi, space penyimpanan data, maupun kebutuhan interaksi sosial.
Penggunaan internet sebagai salah satu teknologi komputasi meningkat dan telah merambah
ke semua kalangan. Permasalahan diperoleh dalam pengolahan jaringan sistem komputer.
Apabila terdapat suatu perubahan pada aplikasi internet yang digunakan pada server jaringan
lokal, maka data harus diinstal ulang dan disesuaikan kembali. Pada penggunaan komputer
biasa, diperlukan sistem operasi dan aplikasi komputer untuk membantu pekerjaan.
Pemakaian aplikasi harus disesuaikan dengan sistem operasi yang digunakan pada komputer
tersebut. Hal ini merepotkan pengguna yang mengiinginkan bekerja pada suatu aplikasi untuk
sistem operasi yang berbeda. Berkat berkembangnya teknologi internet, arsitektur komputer sekarang dapat dikembangkan menjadi cloud computing atau komputasi awan. Cloud computing merupakan pengembangan dari client server yang terhubung dengan ratusan bahkan ribuan komputer lainnya dan dapat diakses via internet (Wahana komputer, 2011). Teknologi ini dapat
menyelesaikan permasalahan di atas tanpa perlu menginstal ulang maupun menggunakan
komputer yang berbeda untuk suatu aplikasi. Dengan cloud computing, pengguna dapat
mengakses semua aplikasi dan dokumen dari tempat manapun dan menggunakan gadget
apapun. Aplikasi yang umum digunakan salah satunya yaitu aplikasi dokumen (Mandala, R.,
Paseru, D., Tumewu, A.M., 2007). Mahasiswa dapat membuat skripsi, pegawai mengatur
data mahasiswa dan dosen membuat presentasi menggunakan aplikasi dokumen konvensional
yang diinstal pada komputer. Tidak semua aplikasi dokumen yang digunakan bersifat
freeware. Beberapa aplikasi dokumen memiliki biaya lisensi yang harus dibayarkan pada
instansi pembuatnya. Untuk kalangan civitas akademik ini merupakan hal yang berat
mengingat biaya yang dibutuhkan untuk membayar lisensi tidak kecil. Oleh karena itu,
dibutuhkan suatu aplikasi dokumen yang bersifat freeware. Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi cloud computing untuk membuat suatu aplikasi dokumen yang bersifat freeware dan dapat digunakan oleh semua kalangan. Aplikasi dokumen ini juga memungkinkan penggunanya dapat membagi informasi dengan sesame civitas kampus yang diinginkan.
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Cloud Computing
Cloud computing atau komputasi awan merupakan definisi untuk teknologi komputasi grid (grid computing) yang digunakan pada pertengahan hingga akhir tahun 1990-an. Jargon cloud computing atau komputasi awan mulai muncul pada akhir tahun 2007, digunakan untuk memindahkan layanan yang digunakan sehari-hari ke Internet, bukan disimpan di komputer lokal lagi. Pada saat itu, layanan lain termasuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi telah dipindahkan ke dalam komputasi awan. Google menyediakan pengolah kata, spreadsheet dan aplikasi presentasi di lingkungan komputasi awan dan terintegrasi dengan Gmail dan Google Calendar, menyediakan lingkungan kantor di web (atau di awan). Microsoft dan perusahaan lain juga bereksperimen dengan mengalihkan program-program ke awan untuk membuatnya lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh pengguna komputer dan Internet. Perangkat lunak sebagai layanan (istilah Microsoft untuk cloud computing atau komputasi awan) adalah barang yang sangat baru bagi kebanyakan orang di Microsoft.
     Cloud computing atau komputasi awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis Internet. Suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
http://franzkaroja.blogspot.com/2013/04/pengertian-cloud-computing-atau.html


Ø  macam - macam Cloud Dan Fungsinya
1.      Platform as a Service (PaaS) : Layanan yang menyewakan “tempat” untuk menjalankan aplikasi dari user. Tempat yang dimaksud seperti sistem operasi, database, framework, dsb yang merupakan wadah untuk berjalannya aplikasi. Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu melakukan maintenance dan tidak perlu menyiapkan infrastruktur. Contoh Paas adalah Windows Azure, Amazon Web Service, GoogleApp Engine.
2.      Software as a Service (SaaS) : Layanan yang menyediakan aplikasi jadi / siap pakai kepada End user. Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu membuat aplikasi, tidak perlu menyiapkan tempat dan juga infrastruktur. Contoh SaaS adalah gmail, ymail, facebook, twitter, dropbox. Atau yang berbayar seperti salesforce, office365, dsb.
3.      Infrastructure as a Service (IaaS) : Layanan yang menyewakan infrastruktur IT kepada user yang ingin membangun layanan cloud. Infrastruktur disini bersifat fisik, bisa berupa memory, penyimpanan, server, jaringan, dsb. Hal-hal seperti membuat aplikasi dan konfigurasinya diserahkan kepada user. Cloud provider hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan request dari user. Ciri layanan ini adalah jika user ingin mengupgrade memory atau menambah server, user tinggal menghubungi provider kemudian provider akan menyediakan sesuai dengan permintaan. Contoh IaaS adalah Amazon EC2, Rackspace cloud.

  1. Keamanan Data Pada Cloud Computing
1)      Pastikan Perusahaan Layanan Cloud  sudah memiliki sertifikasi security
Pastikan perusahaan penyedia layanan cloud sudah memiliki ISO 27001 dan memiliki SLA untuk menjamin kerahasiaan data .
2)      Seberapa Besar data akan di simpan di Cloud
Harus mengkalkulasi dan memilah data-data agar data yang akan disimpan bukan data yang tidak penting
3)      Jangan Share Password kepada siapapun
Walaupun orang dekat dapat dipercaya, tetapi bukan ide yang bagus membagi password kepada siapapun. Karena seluruh informasi penting ada didalam layanan cloud
4)      Jangan Menggunakan Password yang sama
Sebagai contoh  punya email di yahoo, gmail, bahkan facebook dan twitter dengan password yang sama dengan alasan mudah dihafal. Jika hacker berhasil meng-hacked password akun facebook ,
5)      Backup Data Anda
Backup Data secara rutin. Hal ini perlu dilakukan juga di layanan cloud Jika layanan cloud punya layanan backupnya akan lebih baik, namun perlu dipastikan tidak di tempat yang sama dengan menyimpan data tersebut.  


2.     Cloud dari sisi layanan hardware, software, infrastruktur

Ø  Platform as a Service (PaaS) : Layanan yang menyewakan “tempat” untuk menjalankan aplikasi dari user. Tempat yang dimaksud seperti sistem operasi, database, framework, dsb yang merupakan wadah untuk berjalannya aplikasi. Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu melakukan maintenance dan tidak perlu menyiapkan infrastruktur. Contoh Paas adalah Windows Azure, Amazon Web Service, GoogleApp Engine.
Ø  Software as a Service (SaaS) : Layanan yang menyediakan aplikasi jadi / siap pakai kepada End user. Ciri dari layanan ini adalah user tidak perlu membuat aplikasi, tidak perlu menyiapkan tempat dan juga infrastruktur. Contoh SaaS adalah gmail, ymail, facebook, twitter, dropbox. Atau yang berbayar seperti salesforce, office365, dsb.
Ø  Infrastructure as a Service (IaaS) : Layanan yang menyewakan infrastruktur IT kepada user yang ingin membangun layanan cloud. Infrastruktur disini bersifat fisik, bisa berupa memory, penyimpanan, server, jaringan, dsb. Hal-hal seperti membuat aplikasi dan konfigurasinya diserahkan kepada user. Cloud provider hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan request dari user. Ciri layanan ini adalah jika user ingin mengupgrade memory atau menambah server, user tinggal menghubungi provider kemudian provider akan menyediakan sesuai dengan permintaan. Contoh IaaS adalah Amazon EC2, Rackspace cloud.

3.     Dari Sisi Bisnis Masa Depan
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena dijalankan lewat layanan cloud.















KESIMPULAN

Cloud computing sebenarnya merupakan sistem komputasi kolaboratif yang berbasis internet. Melalui sistem ini, para pengguna komputer dapat berbagi semua sumber dayanya. Mulai dari software, hardware, termasuk pusat data (server). Sehingga nantinya diharapkan para pengguna komputer tidak lagi perlu memiliki item-item tersebut yang selama ini menguras banyak investasi. Sederhananya, para pengguna komputer dapat menggunakan source tanpa perlu membeli, memiliki, atau menginstall program di dalam komputer yang membuat berkurangnya memori penyimpanan dalam komputer serta mempengaruhi kinerja komputer. Namun cukup dengan menyewa sumber daya (lunak atau peranti keras) dari server inti yang dipilih sesuai dengan kebutuhan (pay per use).
http://franzkaroja.blogspot.com/2013/04/pengertian-cloud-computing-atau.html










                                                                                            
Daftar Pustaka
http://journal.ipb.ac.id/index.php/jpi/article/view/1927/1124









Wednesday, September 24, 2014

Tutorial Menggunakan Basecamp.com

Basecamp adalah project management tool berbasis web. Berikut adalah tutorial cara menggunakannya secara singkat.

1. Buka website Basecamp.
2. Login. Jika belum memiliki akun, daftar Trial 60 hari (Basecamp.com merupakan jasa berbayar)

3. Setelah Login, klik "New Project" untuk membuat project baru dan masukan member project / client project
4. Setelah itu, project management bisa langsung dilakukan, seperti sharing file, diskusi, dll




Tutorial Sharing Foto Menggunakan Shutterfly

1. Sign Up / Daftar akun Shutterfly
2. Setelah daftar, untuk mengupload foto, klik "Upload Your Photo"
3. Kemudian pilih "Choose File" untuk memilih foto yang ingin di upload, bisa mengupload lebih dari satu foto. "Create New Album", untuk membuat album baru dan "Upload to existing album" untuk mengupload foto dan memasukkannya ke album yang sudah ada sebelumnya.
4. Setelah memilih pilihan diatas dan gambar yang ingin di upload, pilih "Start" untuk memulai proses upload.




10 Media Penyimpanan Cloud

Komputasi Awan (Cloud Computing)

Contoh-Contoh Cloud Service

Dropbox, merupakan salah satu penyimpanan cloud yang sangat diminati karena multi platform / bisa diakses di platform lain seperti Android, IOS, Windows, Linux, dll. Kapasitas yang anda dapatkan saat mendaftar Dropbox sebesar 2GB, bisa terus bertambah jika menyelesaikan beberapa tutorial & menggunakan fitur-fiturnya seperti Photo upload, serta mengajak teman untuk menambah Dropbox
www.dropbox.com

Google Drive adalah salah satu jasa penyimpanan cloud buatan Google yang juga diminati. Penyimpanan gratis yang didapatkan sebesar 15GB. Google Drive sangat berguna untuk pengguna Google account, tetapi tidak bisa langsung mengupload foto dari smartphone ke Google Drive langsung seperti Dropbox.
drive.google.com

OneDrive juga merupakan salah satu jasa penyimpanan cloud yang dibuat oleh Microsoft yang kompatibel dengan berbagai macam OS Windows, seperti Windows Phone, dll. Pengguna juga dapat mengedit file Ms Office secara realtime dengan Office 365.
onedrive.live.com

Box sama seperti cloud service lainnya tetapi memiliki beberapa fitur istimewa seperti komentar untuk file dan memberikan password. Untuk pelaku bisnis, Box sangatlah cocok karena privasi terjamin & kontrol yang baik.
www.box.com

Mediafire, salah satu jasa penyimpanan file yang terkenal, dapat diakses multiplatform. Pengguna juga mendapatkan kuota penyimpanan sebesar 50GB. File yang diupload dapat diberikan password untuk menjaga keamanan file & privasi file.
www.mediafire.com

Sharebeast, memiliki fitur yang tidak jauh berbeda dengan media penyimpanan cloud yang lain.Free maupun akun Premium mendapat space unlimited, tetapi yang free maksimal mengunggah 200mb setiap file, sedangkan Premium dapat langsung mengupload 2GB. Untuk menjadi Premium, pengguna harus membayar
www.sharebeast.com/

Mega, salah satu media penyimpanan yang cukup bagus, multiplatform dan dapat langsung mengupload file yang diinginkan tanpa harus mendaftar terlebih dahulu.
mega.co.nz

4shared, salah satu media penyimpanan yang cukup terkenal di Indonesia. Sharing file dapat dikategorikan menjadi berbagai macam kategori seperti lagu, film, dll.
4shared.com

Uptobox, media penyimpanan gratis yang memberikan pengguna kuota penyimpanan sebesar 1 GB. Untuk mendapatkan space yang lebih, pengguna harus menjadi akun Premium.
uptobox.com


2shared. Salah satu media penyimpanan yang sangat mudah untuk digunakan. Pengguna dapat langsung mengupload file ke cloud tanpa harus mendaftar terlebih dahulu. Biasanya digunakan untuk share file.
2shared.com